Now Hiring: Are you a driven and motivated 1st Line IT Support Engineer?

Hidangan Bento Jepang: Menu Unik Untuk Ide Bisnis Kuliner

Bento Jepang
Blog

Hidangan Bento Jepang: Menu Unik Untuk Ide Bisnis Kuliner

Bento merupakan jenis menu yang unik dan khas dari Jepang. Bento Jepang ini berbentuk makanan bekal yang terdiri dari nasi dan lauk-pauk serta makanan pelengkap lainnya.

Makanan ini dapat menjadi kudapan makan siang, makan malam, ataupun bekal saat piknik. Bagi anda yang tertarik untuk mengenal menu khas Jepang ini jauh, mari lanjut scroll ke bawah.

Sejarah Bento Jepang

Sejarah Bento Jepang
Sejarah Bento Jepang – Sumber: www.unsplash.com

Pada akhir zaman Kamakura, orang Jepang mulai membawa makanan dalam keranjang kecil saat mereka bekerja di ladang atau dalam perjalanan.

Makanan ini disebut Hoshi-ii yang berisi nasi yang tanak dan dikeringkan serta dibawa dengan menggunakan tas kecil. Hoshi-ii ini dapat langsung dimakan atau direbus dalam air sebelum dimakan.

Lalu, pada zaman Azuchi-Momoyama, orang Jepang mulai gemar untuk makan di luar rumah dan menggunakan kotak kayu sebagai wadah makanan. Saat itu, bento juga mulai dikenal sebagai makanan praktis dalam acara minum teh dan hanami (tradisi menyambut musim semi).

Pada zaman Edo, kepopuleran bento semakin meluas di kalangan masyarakat dimana orang-orang mulai membawa Koshibento saat melakukan bepergian atau berwisata.

Koshibento merupakan makanan praktis yang terdiri dari nasi atau beberapa onigiri yang dibungkus daun bambu. Diletakan dalam wadah kotak anyaman dari bambu yang diikatkan di pinggang.

Pada zaman Meiji, paket nasi bento sudah mulai dijual di Jepang dengan sebutan Ekiben. Paket nasi biasanya dinikmati saat melakukan perjalanan dengan kereta. Stasiun pertama yang dikatakan menjual Ekiben pada waktu itu adalah stasiun Utsunomiya.

Baca juga:  15 Masakan Khas Thailand Yang Cocok Untuk Ide Menu Restoran

Selain itu, bento juga populer dibawa oleh guru dan murid sebagai bekal  karena sekolah belum menyediakan kantin saat itu .

Namun, kebiasaan membawa bento ini sempat berhenti karena dianggap sebagai alat pamer bagi mereka yang mampu membawa nasi ke sekolah. Itu terjadi pada zaman taisho, dimana ada kesenjangan antara yang kaya dan miskin seusai perang dunia I.

Setelah itu, bento mulai populer kembali dan disajikan dengan kotak dari aluminium dan dinilai sebagai barang yang mewah. Setelah perang dunia II, tradisi membawa bento sempat menghilang karena sekolah di Jepang sudah banyak yang menyediakan makan siang di kantin.

Pada tahun 1980-an, tradisi membawa bento kembali populer dengan kotak dari plastik polistirena sekali pakai dan toko makanan juga semakin banyak yang buka 24 jam saat itu.

Komponen Utama

Komponen Bento
Komponen Utama Bento – Sumber: www.unsplash.com

Nasi

Nasi adalah komponen utama dalam bento. Biasanya, nasi dihidangkan dengan sedikit garam atau furikake (campuran berbagai bumbu). Terkadang juga dibentuk seperti bola atau segitiga.

Lauk Utama

Lauknya dapat berupa daging, ikan, atau tahu yang dimasak dengan berbagai metode seperti digoreng, direbus, atau dibakar. Ini sering disebut “Okazu” dalam bahasa Jepang.

Sayuran

Sayuran segar atau direbus juga sering dimasukkan untuk memberikan warna dan tekstur yang seimbang. Selain itu, sayuran ini juga sering diatur dengan estetik untuk meningkatkan tampilan bento.

Tsukemono

Tsukemono adalah sayuran yang difermentasi atau diasinkan, seperti lobak, acar, atau jahe, yang menambah rasa segar dan menyegarkan.

Makanan Ringan

Makanan ringan, seperti telur rebus, katsu (potongan daging atau ikan goreng), atau tempura. Ini sering ditambahkan untuk memberikan rasa dan tekstur bervariasi.

Jenis Varian

Varian Bento
Varian Bento – Sumber: www.unsplash.com

Makunouchi

Bento ini merupakan yang pertama kali populer di Jepang. Dikatakan sudah ada sejak zaman Edo (abad ke-16) dan biasanya disajikan saat pementasan drama klasik.

Baca juga:  Pengertian Menu Brunch Dan Perbedaannya Dengan Lunch

Saat ini, bento  klasik ini dapat ditemui di restoran-restoran tradisional Jepang. Akan tetapi, harganya lebih mahal dibandingkan jenis bento lainnya.

Hinomaru

Dari namanya dapat diartikan sebagai matahari berbentuk bulat seperti bentuk bendera Jepang. Bagian putihnya dibuat dari nasi sementara bagian bulat merah dibuat dari umeboshi (asinan kering dari buah ume).

Bento ini dilambangkan sebagai bentuk patriotisme dan biasanya dimakan oleh para tentara Jepang pada masa perang dunia II.

Ekiben

Umumnya dijual khusus di statiun-stasiun kereta api di Jepang. Biasanya terdiri dari nasi lauk-pauk khas Jepang. Orang-orang umumnya membelinya sebagai bekal saat menaiki kereta dengan jarak tempuh yang jauh.

Kamameshi

Bento ini pertama kali populer pada awal tahun 1900-an. Disajikan dalam wadah periuk keramik klasik khas Jepang. Isiannya terdiri dari nasi, lauk daging, seafood, dan sayuran.

Selain ditemukan di restoran-restoran Jepang, bento ini juga populer digunakan sebagai bekal ketika melakukan perjalanan panjang.

Shoukadou

Bento ini cukup berbeda dengan yang lainnya karena disusun dengan sekat yang memisahkan nasi dan lauk di dalamnya. Lauk biasanya terdiri dari katsu hingga sup khas Jepang.

Dibandingkan dengan bento lainnya, Shoukadou memiliki ukuran yang paling besar dan disajikan dalam wadak kotak yang terbuat dari kayu.

Koraku

Koraku berarti piknik atau tamasya dalam bahasa Jepang. Bento ini memang disediakan untuk bekal saat piknik dengan orang terdekat.

Dibuat khusus dalam satu kota besar sehingga dapat dinikmati bersama-sama saat piknik. Biasanya terdiri dari onigiri, sushi, dan tempura.

Kyaraben

Bento ini memang lebih dikhusus untuk anak-anak. Umumnya dibuat dengan berbagai gambaran karakter unik seperti anime, manga, atau film populer.

Karakter tersebut dibentuk sedemikian rupa dengan menggunakan nasi, nori, telur, dan keju. Umumnya disediakan khusus untuk bekal dan acara special seperti: pesta ulang tahun atau piknik keluarga.

Baca juga:  10 Rekomendasi Menu Snack Untuk Cafe Yang Kekinian

Target Market

Target Market Bento
Ilustrasi Anak-Anak Pergi ke Sekolah – Sumber: www.unsplash.com

Bento Jepang sudah dikenal di berbagai negara sehingga sangat layak untuk dijadikan ide bisnis kuliner. Berikut adalah target market yang bisa anda bidik dengan menu makanan ini.

Profesional Yang Sibuk

Para profesional yang sibuk sering mencari makanan yang sehat dan praktis untuk makan siang mereka di tempat kerja.

Bento adalah pilihan yang ideal untuk mereka karena dapat dimakan dengan mudah di meja kerja.

Pelajar atau Mahasiswa

Bento juga merupakan pilihan yang populer di kalangan pelajar dan mahasiswa yang mencari makanan yang murah, bergizi, dan mudah dibawa saat bepergian atau beraktivitas sepanjang hari.

Orang Tua dengan Anak-Anak

Bento yang menarik seperti kyaraben, dapat menjadi pilihan favorit di kalangan orang tua yang ingin memastikan anak-anak mereka makan dengan bergizi.

Tampilan yang estetik dari jenis bento ini dapat menarik perhatian anak-anak.

Selain itu, anda juga dapat membidik pasar vegetarian atau vegan dengan menyediakan bento dari bahan-bahan nabati.

Sebagai tambahan, anda juga dapat memanfaatkan layanan pengiriman untuk memudahkan pelanggan. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat!

Referensi:

https://kumparan.com/kumparanfood/kyaraben-dan-enam-jenis-bento-paling-populer-di-jepang

https://www.queen-food.com/Berita-and-Event/apa-itu-bento.html

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gratis Layanan konsultasi untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan ini, Kami siap melayani dengan senang hati, silahkan lengkapi form request dibawah ini.

    Konsultasi Gratis