Now Hiring: Are you a driven and motivated 1st Line IT Support Engineer?

8 Macam Teh Di Cafe Untuk Rekomendasi Menu Andalan

Macam-Macam Teh Di Cafe
Blog

8 Macam Teh Di Cafe Untuk Rekomendasi Menu Andalan

Selain kopi, teh juga sering dipertimbangkan sebagai menu andalan di cafe. Dalam blog ini, kita akan bahas macam macam teh di cafe yang dapat anda hadirkan sebagai menu andalan.

Teh menjadi salah satu jenis minuman yang sudah ditemukan dari jaman dahulu. Cara pembuatannya terbilang cukup sederhana, dengan menyeduh ektraksi daun teh kering.

Minuman teh ini sangat cocok dinikmati pada waktu ngobrol-ngobrol santai bersama menu pastry atau makanan jenis kue.

Macam Macam Teh Di Cafe

Minuman Teh
Minuman Teh – Sumber: www.unsplash.com

Saat ini, terdapat banyak varian teh berasal dari berbagai wilayah di dunia. Beberapa yang populer diantaranya Black Tea, Chai Tea, Green Tea, Herbal Tea, Matcha Tea, Oolong Tea, White Tea, dan Blends Tea.

Bila mungkin anda masih asing bila mendengar nama-nama teh tersebut. Nah, berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Black Tea

Black Tea
Ilustrasi Black Tea – Sumber: www.unsplash.com

Black Tea atau teh hitam ini merupakan salah satu jenis teh yang paling umum. Terbuat dari Camellia Sinensis yang dilayukan, lalu dioksidasi, dan dikeringkan untuk menghasilkan warna yang gelap dan cita rasa yang kuat.

Tempat-tempat memiliki black tea berkualitas yaitu Assam, Darjeeling, Nilgiri, dan Sri Lanka. Rasa Black Tea biasanya bergantung pada tiap daerah dan jenis teh hitam yang digunakan dalam pembuatannya.

Chai Tea

Chai Tea
Ilustrasi Chai Tea – Sumber: www.unsplash.com

Chai tea merupakan minuman teh yang berasal dari India. Terbuat dari bahan teh hitam yang ditambahkan rempah-rempah seperti cardamom, vanilla, dan chocolate.

Meskipun terbilang minuman campuran, akan tetapi varian minuman teh ini cukup mendunia.

Campuran rempah-rempahnya menawarkan pengalaman rasa yang unik dan cocok dinikmati ketika musim dingin. Selain itu, teh ini juga sering disajikan dengan susu dan gula untuk menambahkan rasa yang lebih manis.

Baca juga:  12 Cara Meningkatkan Penjualan Cafe Yang Wajib Diterapkan

Green Tea

Green Tea
Ilustrasi Green Tea – Sumber: www.unsplash.com

Green tea merupakan varian teh yang berasal dari Jepang dan dikenal dengan manfaatnya yang baik untuk kesehatan.

Proses pembuatannya mungkin berbeda jenis teh pada umumnya yaitu tidak melalui proses oksidasi. Dimana daun teh yang dipetik akan dikeringkan, lalu dipanaskan untuk mengindari proses oksidasi.

Orang Jepang biasanya membuat teh ini dengan cara mengukus daun teh terlebih dahulu untuk menghasilkan warna hijau yang lebih cerah. Sementara masyarakat Cina, umumnya akan memanggang daun teh menggunakan pan untuk menghasilkan warna hijau yang kusam.

Herbal Tea

Herbal Tea
Ilustrasi Herbal Tea – Sumber: www.unsplash.com

Herbal tea tidak berasal dari daun teh pada umumnya, akan tetapi dari campuran berbagai bahan seperti buah-buahan, bunga, dan rempah-rempah.

Bahan-bahan herbal tersebut akan dikeringkan yang menawarkan rasa teh yang unik dan lembut. Selain itu, teh ini juga tidak memiliki kandungan kafein sehingga sangat cocok sebagai menu untuk orang yang sedang diet

Bebrapa varian herbal tea yang populer adalah Rooibos Tea yang berasal dari Afrika Selatan dan Mate Tea yang berasal dari Amerika Selatan.

Matcha Tea

Matcha Tea
Ilustrasi Matcha Tea – Sumber: www.unsplash.com

Matcha Tea ini juga merupakan minuman teh yang berasal dari Jepang. Dihasilkan dengan menggiling daun teh hijau hingga menjadi bubuk halus, lalu dicampur air.

Minuman ini memiliki warna hijau yang khas dan sangat populer digunakan saat upacara teh di Jepang. Ini terbilang sebagai minuman teh yang menyehatkan.

Selain minuman teh, bubuk Matcha telah seringkali digunakan dalam berbagai kue dan makanan.

Oolong Tea

Oolong Tea
Ilustrasi Oolong Tea – Sumber: www.unsplash.com

Oolong atau Wulong Tea merupakan varian teh yang mengalami proses semi oksidasi. Pemetikan daun yang dijadikan Oolong tea umumnya akan lebih lama dibandingkan pemetikan daun teh untuk green tea.

Baca juga:  Pengertian Silverware Restoran Dan Apa Saja Jenis-Jenisnya

Daun teh yang sudah dipetik akan dikocok dalam keranjang dan dioksidasikan. Kemudian, akan dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi. Teh Oolong sering menjadi pilihan untuk mereka yang mencari nuansa rasa teh yang berbeda.

White Tea

White Tea
Ilustrasi White Tea – Sumber: www.unsplash.com

White Tea ini awalnya berasal dari Provinsi Fujian, Daratan Cina. Dihasilkan dari daun teh yang masih muda dan belum mengalami banyak proses oksidasi.

Daun teh yang dipetik akan dilayukan dan kering dengan sendirinya. Dengan ini akan menghasilkan rasa teh yang lembut, manis alami, dan mengandung kafein yang lebih sedikit.

Sehingga, tidak mengherankan bahwa white tea ini disebut-sebut sebagai varian teh yang paling alami dan paling ringan dibandingkan jenis teh lainnya.

White tea sering dianggap sebagai teh paling alami dan paling ringan di antara jenis teh lainnya.

Blends Tea

Blends Tea
Ilustrasi Blends Tea – Sumber: www.unsplash.com

Blends tea menggabungkan berbagai jenis teh dan bahan-bahan lainnya untuk menciptakan rasa yang unik. Beberapa bahan tambahan tersebut seperti lemon, daun mint, peach, jahe, dan raspberry.

Bahan-bahan yang ditambahkan ini akan mempengaruhi cara brewing teh tersebut. Varian teh akan memberikan kesempatan bagi penikmat teh untuk menjelajahi kreativitas dan keunikan setiap kafe.

Nah, itulah macam-macam teh yang sering disediakan di cafe. Semoga bisa menjadi referensi untuk ide menu di cafe anda!

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gratis Layanan konsultasi untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan ini, Kami siap melayani dengan senang hati, silahkan lengkapi form request dibawah ini.

    Konsultasi Gratis