Now Hiring: Are you a driven and motivated 1st Line IT Support Engineer?

Cara Menghitung Food Cost Restoran Untuk Menjaga Keuntungan

Cara Menghitung Food Cost Restoran
Blog

Cara Menghitung Food Cost Restoran Untuk Menjaga Keuntungan

Food cost merupakan biaya yang dihabiskan untuk bahan makanan yang digunakan untuk memproduksi menu restoran. Dalam industri restoran, cara menghitung food cost restoran penting untuk menjaga keuntungan (profitabilitas) dalam bisnis.

Dalam blog ini, kita akan membahas mengenai food cost restoran mulai dari manfaat hingga contoh cara menghitungnya.

Manfaat Menghitung Food Cost Restoran

Memasak Spaghetti
Memasak Spaghetti – Sumber: www.pexels.com

Berikut adalah beberapa manfaat menghitung food cost restoran.

Mengontrol Pengeluaran Dan Anggaran

    Menghitung food cost membantu anda dalam mengendalikan pengeluaran untuk bahan makanan.

    Dengan mengetahui berapa banyak yang dihabiskan untuk bahan makanan, restoran dapat menjaga pengeluaran tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

    Menetapkan Menu Yang Tepat

    Dengan menghitung food cost, anda dapat menentukan harga makanan yang tepat untuk memastikan margin keuntungan yang sesuai dengan diinginkan.

    Harga menu yang tepat sangat penting untuk menarik pelanggan dan tetap kompetitif di pasar.

    Meningkatkan Profitabilitas

    Manajemen food cost yang efektif memungkinkan anda meningkatkan profitabilitas.

    Dengan menjaga food cost dalam batas yang ditetapkan, restoran dapat menghindari pengeluaran yang berlebihan dan meningkatkan margin keuntungan.

    Mengidentifikasi dan Mengurangi Pemborosan

    Menghitung food cost dapat membantu anda mengidentifikasi area di mana terjadi pemborosan, baik itu dalam pembelian, penyimpanan, atau produksi.

    Dengan mengurangi pemborosan, restoran dapat menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi operasional.

    Manajemen Persediaan Yang Lebih Baik

    Menghitung food cost juga dapat membantu anda dalam mengelola persediaan bahan makanan dengan lebih baik.

    Misalnya: anda dapat meminimalisir terjadinya overstocking atau understocking yang dapat berdampak negatif pada operasional dan keuangan bisnis anda.

    Baca juga:  Arti Fine Dining Restaurant Serta Ciri Dan Target Marketnya

    Cara Menghitung Food Cost Restoran

    Spaghetti Bolognese
    Spaghetti Bolognese – Sumber: www.pexels.com

    Food cost dihitung sebagai persentase dari total penjualan makanan. Berikut adalah rumus dasar untuk menghitungnya.

    Food Cost (%) = (Total Biaya Bahan Makanan / Total Penjualan) × 100

    Contoh:

    Harga jual seporsi Spaghetti Bolognese adalah Rp 65.000 dengan rincian pembuatan seporsinya yaitu:

    • Spaghetti: 100 gram, Rp 2.000
    • Daging sapi cincang: 150 gram, Rp 15.000
    • Tomat: 2 buah, Rp 3.000
    • Bawang putih: 2 siung, Rp 1.000
    • Bawang bombay: 1/2 buah, Rp 1.500
    • Minyak zaitun: 2 sendok makan, Rp 1.000
    • Garam, lada, dan rempah lainnya: Rp 500
    • Keju parmesan: 20 gram, Rp 2.000

    Berapa food cost Seporsi Spaghetti Bolognese tersebut?

    Diketahui:

    Harga Biaya Makanan = Rp 26.000 (Didapat dari penjumlahan dari semua total bahan di atas)

    Total Penjualan = Rp 65.000

    Maka Dapat Dihitung:

    Food Cost (%) = (Total Biaya Bahan Makanan / Total Penjualan) ×100

    Food Cost (%) = (Rp 26.000 / Rp 65.000) x 100

    Food Cost (%) = 0,4 x 100 = 40%

    Jadi, food cost untuk satu porsi Spaghetti Bolognese adalah 40%.

    Ini berarti 40% dari harga jual digunakan untuk bahan makanan, sementara sisanya 60% merupakan margin laba kotor yang dapat digunakan untuk menutupi biaya operasional lainnya seperti tenaga kerja, sewa, utilitas, dan keuntungan bersih.

    Leave your thought here

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Gratis Layanan konsultasi untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan ini, Kami siap melayani dengan senang hati, silahkan lengkapi form request dibawah ini.

      Konsultasi Gratis